Jumat, 29 Juni 2012

Waspada, Kutu Kelamin Menyerang Organ Intim


Anda pasti tahu tentang binatang yang satu ini. Binatang penghisap darah dan biasanya hidup di kepala atau tempat yang berbulu. Ya, binatang itu bernama kutu.

Kutu, sebagaimana yang kita kenal memang hidup di kepala dengan cara menghisap darah. Terlebih di kepala yang tidak terawat misalnya dengan disampo. karena menggigit dan menghisap darah maka biasanya kepala menjadi gatal dan secara reflek tangan kita menggaruknya.

Namun tahukah Anda bahwa ada kutu yang hidup di kelamin kita. Karena kutu ini hidup di organ kelamin kita maka kemudian disebut dengan kutu kelamin.

Coba bayangkan, apa jadinya bila kelamin yang merupakan organ paling intim kita menjadi sarang dari kutu-kutu tersebut. Betapa menjijikkan atau bahkan mungkin menyakitkan.  Atau mungkin belum pernah terbayang sama sekali karena sebelumnya kita belum mengetahui informasi akan hal ini. Bisa jadi, saat ini alat kelamin kita telah menjadi sarang dan rumah bagi kutu-kutu "tak tahu diri" ini.

Agar kelamin kita terlindungi dari kutu jenis ini, ada baiknya kita mengenali kutu kelamin lebih jauh.

Kutu kelamin biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Kenapa demikian, karena kutu tersebut hidup di area rambut kelamin kita. Di rambut kelamin tersebut, tempat kutu mengisap darah untuk makan dan selanjutnya bertelur untuk berkembang biak. Dan menurut Dr Mirriam Stoppard dalam bukunya “Panduan Kesehatan Keluarga, ada sekitar 10.000 kasus infestasi kutu kelamin ditangani di Inggris setiap tahun.

Agar tetap hidup, kutu kelamin memerlukan panas tubuh seseorang. Oleh karena itu mereka tidak dapat hidup lama di dudukan WC,  seprai atau pakaian hangat.

Adapun gejala seseorang yang kelaminnya telah menjadi sarang kutu kelamin adalah gatal-gatal di daerah kelamin dan di sekeliling anus, terutama pada malam hari. Namun beberapa orang tertentu tidak mengalami gejala gatal-gatal tersebut. Mereka baru menyadari  bahwa kelaminnya telah menjadi sarang kutu saat melihat ada telur atau serangga kecil di tubuh mereka.

Dan ternyata mandi tidak bisa menyingkirkan telur kutu yang melekat erat ke rambut kelamin. Lalu bagaimana mengobati atau membersihkan kutu kelamin tersebut dari organ intim kita? Dr Mirriam menyarankan, guna mencegah penyebaran kutu jika menduga diri Anda atau pasangan terserang kutu kelamin dengan menemui dokter atau datangilah klinik khusus penyakit menular seksual