Senin, 01 Oktober 2012

Pria yang Gila-gilaan Kerja Biasanya Gampang Lemas di Tempat Tidur


Kebanyakan perempuan suka laki-laki yang tangguh dan pekerja keras. Mau bekerja keras adalah salah satu karakter maskulin yang menandakan seorang laki-laki bersedia mengayomi ibu dari anak-anaknya. Tapi sebaiknya jangan bekerja terlalu keras, sebab nanti bisa lemas di ranjang.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa laki-laki yang bekerja terlalu keras sampai menjadi stres ternyata malah kurang nendang di tempat tidur.

Laki-laki dengan pekerjaan yang memiliki banyak tuntutan dan tekanan psikologis yang tinggi akan mengalami gejala mirip menopause, yaitu kekurangan energi, depresi libido menurun dan kesulitan ereksi.

Menopause memang identik dengan perempuan. Namun pada laki-laki, fenomena serupa juga dapat terjadi dan disebut dengan andropause. Penyebabnya adalah kekurangan hormon, mirip dengan menopause yang dialami perempuan. Bedanya jika pada perempuan yang berkurang adalah estrogen, pada laki-laki yang menurun adalah testoteronnya.

Hasil penelitian di Jepang menunjukkan bahwa laki-laki yang menekuni pekerjaan dengan banyak tekanan ternyata memiliki kadar testosteron yang rendah. Rendahnya hormon khas laki-laki ini diketahui berkaitan dengan surutnya gairah bercinta.

Peneliti menemukan adanya hubungan positif antara tuntutan pekerjaan yang tinggi, kadar testosteron yang rendah dan gejala serupa menopause pada peserta penelitian.

"Temuan menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan yang menekan secara psikososial berkaitan dengan gejala andropause pada karyawan laki-laki berusia paruh baya," kata Kumi Hirokawa dari Universitas Okayama di Jepang seperti dilansir Telegraph