Sabtu, 23 Juni 2012

Cerai, Masa Depan Anak Mike-Tamara di Ujung Tanduk


Zona Malam - TAMARA Bleszynski dan Mike Lewis memutuskan bercerai saat anak masih berusia belia. Padahal nyatanya, perceraian yang dilakukan orangtua akan menorehkan luka mendalam bagi si anak.
Menjalani pernikahan ibarat mengarungi sebuah kapal di hamparan samudera yang luas. Bila tidak kuat dalam menghadapi ombak, bukan tidak mungkin bahtera tersebut karam. Demikian halnya dengan pernikahan, saat tidak mampu menghadapi masalah, perceraian seringkali dianggap sebagai langkah terbaik.

Sayangnya, pasangan seringkali tidak memikirkan dampak panjang dari perceraian. Kebanyakan berpikir bahwa perceraian merupakan akhir dari sebuah masalah. Nyatanya, perceraian justru dapat menimbulkan masalah lain yang lebih besar, terutama bagi sang buah hati.

“Semakin kecil usia anak saat orangtuanya bercerai, semakin besar pula dampak yang akan dirasakannya kelak,” tutur Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si saat berbincang dengan ZONA MALAM lewat sambungan telefon, Kamis (21/6/2012).

Menurut psikolog yang akrab disapa Nina ini, dampak yang kian besar ini disebabkan oleh masih panjangnya kehidupan yang akan dihadapi si anak kelak. “Seringkali orangtua menyangka anaknya yang masih di bawah usia tiga tahun (batita) tidak mengerti kalau mereka sudah berpisah,” ungkapnya.

Padahal, lanjutnya, seorang anak sudah dapat merasakan adanya gonjang-ganjing dalam pernikahan orangtuanya, meskipun dia masih kecil. “Hal ini bisa terlihat dari kondisi anak yang mudah rewel, sering menangis, atau tidak mau diatur,” jelasnya.

Hal seperti ini juga dialami selebriti ternama, Tamara Bleszynski dan Mike Lewis. Dalam usia pernikahan yang masih terbilang muda (dua tahun, empat bulan), keduanya memutuskan untuk berpisah. Kenzo Leon Bleszynski Lewis, buah hati pernikahan Mike dan Tamara pun tak ayal menjadi korban.

“Kebanyakan orangtua yang bercerai bisa saja sukses, namun keadaan emosional anaknya memprihatinkan,” kata Nina.

Lantas, apa saja dampak yang mungkin terjadi pada anak korban perceraian?

“Si anak bisa jadi sulit konsentrasi dalam pelajaran, bahkan kelak sulit membina pernikahan karena tidak ada model yang dapat dia tiru,” jelas psikolog yang berpraktik di Medicare Clinic ini.

Nina memastikan bahwa dampak dari perceraian sangat besar. “Jauh lebih besar daripada yang bisa dibayangkan,” tutupnya. (ina)
 sumber : Baca juga - klik di sini Pics Hot

Jangan Lupa di Like Ya Gan