Tampilkan postingan dengan label Dunia Cerdas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Cerdas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juni 2012

Ini Buah Peningkat Memori dan Fungsi Otak


Zona Malam -Cek seluruh aplikasi game di komputer Anda, apakah jenis permainannya sudah cukup untuk melatih kerja otak. Ini penting untuk meningkatkan ketajaman otak. Sama halnya dengan asupan nutrisi untuk menjaga kualitas otak.

Konsumsi rutin keluarga berry, seperti blueberry dan strawberry, dapat membantu menjaga fungsi otak seiring pertumbuhan usia, demikian menurut hasil penelitian.

Seperti dikutip Health Day News, sebuah studi menemukan bahwa wanita dengan asupan buah yang tinggi dapat menunda penuaan kognitif, yang mengacu pada aktivitas otak seperti berpikir, mengingat, dan logika.

"Buah dan sayuran memang sangat baik untuk kesehatan secara umum. Tapi, temuan terbaru kami menunjukkan bahwa Anda harus lebih banyak mengonsumsi berry, sebagai cara untuk membantu mempertahankan memori pada usia yang lebih tua," ujar Elizabeth Devore, instruktur kedokteran di Brigham and Women's Hospital dan Harvard Medical School, Boston.

"Berry adalah intervensi diet sederhana yang dapat membantu otak," tambah Devore.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di Annals of Neurology ini menekankan pada konsumsi berry yang kaya akan flavonoid. Zat yang melindungi sel tubuh dari peradangan dan kerusakan.

"Flavonoid adalah antioksidan yang ditemukan dalam berry, apel, buah jeruk, teh, anggur merah, dan bawang, ini sudah terbukti mengurangi risiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes, dan kanker," jelas ahli gizi Nancy Copperman, direktur North Shore-LIJ Health System, New York.

Flavonoid pada berry yang disebut anthocyanidin membantu memberikan warna pada keluarga berry. Seperti raspberry, blueberry, strawberry, cherry, elderberry, dan anggur merah.

Devore menjelaskan, anthocyanidin dapat melancarkan darah ke otak dan memberi asupan pada daerah otak yang bertanggung jawab untuk memori dan belajar. Studi lain di Harvard juga menunjukkan bahwa berry membantu mengurangi risiko parkinson, terutama pada pria.

Penelitian yang melibatkan 16.000 responden ini menemukan jika wanita yang memiliki asupan tinggi blueberry (lebih dari satu porsi seminggu) dan strawberry (lebih dari dua kali seminggu), dapat menunda penuaan kognitifnya selama dua setengah tahun.

Seorang ahli internis di Lenox Hill Hospital, New York, Dr Robert Graham, juga mengatakan jika studi epidemiologi ini menambah penelitian ilmu dasar bahwa sifat antioksidan dan anti-inflamasi memang memiliki peranan besar dalam menjaga penurunan fungsi otak. (art)
 sumber : Baca juga - klik di sini Pics Hot

Jangan Lupa di Like Ya Gan

Selasa, 19 Juni 2012

Nenek Ini Lulus SMA di Usia 97 Tahun | Zona Malam

Zona Malam -  Nenek Ini Lulus SMA di Usia 97 Tahun Seorang nenek berusia 97 tahun di Ohio, Amerika Serikat, akhirnya mendapatkan ijazah SMA yang didambakannya selama puluhan tahun. Nenek belasan cucu ini tidak bisa menahan tangis harunya saat dikenakan toga kelulusan.

Adalah Ann Colagiovanni, nenek beruntung yang mendapatkan tanda kelulusan kehormatan dari SMA Shaker, Ohio, Rabu waktu setempat. Dilansir Daily Mail, Jumat 8 Juni 2012, nenek 11 cucu ini tidak menamatkan sekolahnya pada tahun 1930an. Dia hapal betul tahunnya, karena saat itu Franklin Roosevelt masih menjabat presiden.

Walaupun sangat ingin melanjutkan sekolah kala itu, namun pada usia 17 tahun, Colagiovanni terpaksa berhenti untuk bekerja membantu di toko daging ayahnya.

"Dia melakukan keinginan ayahnya, walaupun dia ingin sekali lulus. Dia lebih mementingkan ayah dan keluarganya ketimbang diri sendiri," kata Emilia Colagiovanni Vinci, salah satu dari dua putri nenek berkursi roda tersebut.

Ijazah yang dikeluarkan SMA Shaker tertanggal Juni 1934, perkiraan hari kelulusan Colagiovanni. Vinci mengatakan bahwa menerima ijazah SMA adalah impian terbesar ibunya. "Ketika saya beritahu bahwa dia akan terima ijazah, dia menangis terharu, seakan bebannya telah terangkat," kata Vinci.

Mengenakan toga putih lengkap dengan topi kelulusan, Colagiovanni tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Dia sumringah, mengatakan bahwa ayahnya pasti akan sangat bangga melihatnya bertoga dan lulus SMA.

"Namaku ada di sini. Dia pasti akan sangat senang mengetahui saya akhirnya lulus," kata nenek ini terisak.

Penyerahan ijazah dilakukan di sebuah ruang kelas, selang sehari sebelum wisuda sebenarnya digelar. Walaupun Colagiovanni tidak turut sebagai peserta wisuda yang asli, namun dia mengaku cukup bangga akan melihat cucunya, Thomas Vinci, yang lulus hari itu.
sumber : http://topiabuabu.blogspot.com/2012/06/nenek-ini-lulus-sma-di-usia-97-tahun.html
Baca juga - klik di sini Pics Hot

Jangan Lupa di Like Ya Gan

Cara Melatih Otak Kanan


Zona Malam - Seperti hal persamaan, khayalan, kreativitas, bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna. Daya ingat otak kanan bersifat panjang (long term memory). Bila terjadi kerusakan otak kanan misalnya pada penyakit stroke atau tumor otak, maka fungsi otak yang terganggu adalah kemampuan visual dan emosi misalnya.

Eight game
Pura-puralah menulis angka delapan tidur atau simbol ? di udara dengan tangan kiri dan kanan secara bersama-sama. Permainan sederhana ini bertujuan untuk menyeimbangkan syaraf motorik kiri dan syaraf motorik kanan. Cobalah dan teruskanlah permainan ini setelah sarapan, selama dua menit setiap hari.

Thumb game
Acungkanlah jempol tangan kiri dan kelingking tangan kanan, sambil menyorongkan kedua belah tangan ke arah kanan. Sebaliknya, acungkanlah jempol tangan kanan dan kelingking tangan kiri, sambil menyorongkan kedua belah tangan ke arah kiri. Permainan sederhana ini bertujuan untuk menyeimbangkan syaraf motorik kiri dan syaraf motorik kanan. Cobalah dan teruskanlah permainan ini bersama teman-teman setelah makan siang, selama dua menit setiap hari.

Pattern game
Gambarlah pola-pola tertentu di atas kertas kosong, dengan tangan kiri dan kanan secara bersama-sama, ke arah dalam, luar, atas, dan bawah. Selain bertujuan untuk menyeimbangkan syaraf motorik kiri dan syaraf motorik kanan, permainan unik ini juga dapat menggali potensi visual. Cobalah permainan ini selama dua menit setiap hari, minimal 14 hari berturut-turut.

Specific crawl
Gerakkan tangan kanan serentak dengan kaki kiri. Kemudian balaslah, gerakkan tangan kiri serentak dengan kaki kanan. Idealnya, siku tangan menyentuh lutut. Iringi pula dengan lagu favorit. Selain bertujuan untuk menyeimbangkan syaraf motorik kiri dan syaraf motorik kanan, gerakan ini juga dapat membuat pikiran terbuka terhadap hal-hal yang baru. Cobalah gerakan ini secara 10 menit setiap hari, minimal 14 hari berturut-turut.

Specific posturing
Bertumpulah di lantai dengan lutut kiri dan tangan kanan. Sementara itu, kaki kanan diluruskan ke belakang dan tangan kiri diluruskan ke depan. Posisi ini bertujuan untuk mengaktifkan syaraf-syaraf tertentu secara umum dan otak kanan secara khusus. Cobalah posisi ini selama 10 menit setiap hari, minimal 14 hari berturut-turut.

Specific relaxing
Tip ini khusus anak-anak. Pertahankan posisi relaksasi setengah tengkurap. Biasakan pula posisi ini ketika anak tidur. Semakin dini, semakin baik. Biasakan pula posisi ini ketika anak sakit, sambil dipeluk oleh orang tua. Dengan demikian, otak anak berada dalam frekuensi alpha dan anak akan merasa damai karenanya.

Rotated reading
Balikkan sebuah tulisan (atas bawah), lalu bacalah tulisan tersebut dari kanan ke kiri. Cobalah dan teruskanlah kebiasaan baru ini selama 2 menit setiap hari.

Left-handed foreplay
Tip yang boleh juga disebut Kamasutra ini khusus untuk lelaki yang telah menikah. Cumbulah pasangan Anda dengan menggunakan tangan kiri. (Bagi Anda yang belum menikah, jangan khawatir, Anda tetap bisa melakukannya. Caranya? Menikahlah dulu.)

Left-handed handling
Peganglah gagang pintu dan bukalah pintu dengan tangan kiri. Cobalah dan teruskanlah kebiasaan baru ini setiap hari.

Left-handed brushing
Gosoklah gigi dengan tangan kiri pada pagi hari. Untuk sore atau malam hari, tetaplah menggosok gigi dengan tangan kanan. Cobalah dan teruskanlah kebiasaan baru ini setiap hari

Left-handed writing
Tulislah nama panggilan Anda dengan tangan kiri di atas kertas kosong. Cobalah kebiasaan baru ini minimal 10 kali sehari, minimal selama 14 hari berturut-turut. Niscaya Anda akan menemukan keajaiban, di mana pada hari ke-3 Anda dapat menulisnya dengan sangat mudah.

Left-handed signing
Buatlah tanda tangan Anda dengan tangan kiri di atas sehelai kertas kosong. Cobalah kebiasaan baru ini minimal 10 kali sehari, minimal selama 14 hari berturut-turut. Niscaya Anda akan menemukan keajaiban, di mana 2 dari 10 tanda tangan tersebut menyerupai bentuk aslinya.

Sumber http://anehdidunia.blogspot.com/2012/06/cara-melatih-otak-kanan.html#ixzz1yIgqPEO6
 Baca juga - klik di sini Pics Hot


Jangan Lupa di Like Ya Gan

Rabu, 13 Juni 2012

Publikasi Karya Ilmiah Meredam Plagiarisme


Zona Malam - Maraknya isu plagiarisme atau penjiplakan karya orang lain dan minimnya hasil publikasi karya ilmiah civitas akademika Indonesia ternyata membuat Dikti (Direktorat Pendidikan Tinggi) bersuara lantang dengan mewajibkan setiap calon sarjana membuat mempublikasikan tugas akhirnya. Secara pribadi saya setuju dengan konsep publikasi ilmiah, karena dengan publikasi ilmiah maka hasil penelitian akan dikenal oleh publik sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh masyarat luas. Melalui tulisan ini saya ingin berbagi kelebihan dan kekurangan publikasi ilmiah. Besar harapan tulisan ini menjadikan kewaspadaan semua pihak khususnya terkait dengan isu plagiarisme dan keberlangsungan ijasah yang akan kita miliki.

1. Publikasi karya ilmiah sebagai ujud klaim karya yang dimiliki oleh penulis.


Menerbitkan karya ilmiah ke dalam publikasi jurnal ilmiah baik cetak maupun online secara tidak langsung menunjukan ke publik apa yang telah dihasilkan oleh penulis, sehingga jika ada karya dengan tahun lebih baru yang mirip maka penulis bisa menuntut karya ilmiah yang lebih baru dengan tuduhan plagiarisme. Dengan dipublikasikannya sebuah penelitian ke publik, secara tidak langsung memberitahukan ke publik untuk tidak mencontek karya tersebut tanpa mengikuti prosedur penulisan referensi yang jelas. Tentu hal ini sangat menguntungkan penulis dari sisi klaim terhadap sebuah karya ilmiah.

2. Publikasi karya ilmiah online mendorong penulis membuat karya berkualitas.

Dengan kewajiban menerbitkan hasil karya mahasiswa atau dosen ke dalam jurnal ilmiah maka secara tidak langsung memaksa mahasiswa dan dosen untuk membuat karya ilmiah yang bermutu. Perlu diketahui untuk publikasi karya ilmiah memerlukan beberapa fase seperti adanya peer review atau review dari orang lain untuk menentukan layak tidaknya sebuah tulisan dipublikasikan. Dari proses peer review akan diketahui apakah sebuah tulisan artikel disetujui atau ditolak untuk sebuah publikasi. Dengan demikian, kewajiban menerbitkan jurnal ilmiah secara tidak langsung membuat dosen dan mahasiswa menghindari sebuah karya yang bersifat abal-abal alias asal memenuhi unsur formalitas dengan mengambil jalan pintas seperti menjiplak karya orang lain untuk bisa wisuda dengan cepat dan mudah.

3. Publikasi karya ilmiah meredam kebiasaan plagiat.


Dengan dipublikasikannya sebuah karya dosen atau mahasiswa maka publik bisa menilai mana karya asli dan mana karya tiruan alias jiplakan. Perlu diketahu juga jika Dikti telah memberikan sanksi kepada para dosen yang telah menjiplak karya kolega atau mahasiswanya sendiri. Bahkan sanksi yang diberikan tidak tanggung-tanggung dari pencabutan gelar guru besar hingga penundaan kenaikan pangkat dan pengembalian uang tunjangan ke negara. Untuk mahasiswa yang menjiplak karya orang lain maka gelar sarjana yang disandangnya bisa dicabut.

Alangkah baiknya seluruh civitas akademika perguruan tinggi sadar betul dengan resiko mencontek hasil karya orang lain. Mari kita bersama-sama belajar dari berbagai kasus yang telah menimpa dosen atau mahasiswa yang ketahuan menjiplak karya orang lain berserta sanksi yang telah didapatkannya.

Kesimpulannya: jangan enggan untuk mempublikasikan hasil karya ilmiahnya ke jurnal ilmiah cetak maupun online. Alangkah baiknya sebuah karya dipublikasikan di jurnal online, karena jurnal online memiliki akses yang luas sehingga jika terjadi penjiplakan sebuah karya akan terdeteksi dengan begitu cepat. Apakah Anda siap untuk menerbitkan karya Anda di jurnal ilmiah baik cetak maupun online? .

Jangan biarkan karya kita dijiplak orang lain yang tidak bertanggung jawab. Mari kita gerakan budaya akademik yang jujur. Salam Pendidikan.
sumber : http://subekti.com/2012/06/09/publikasi-karya-ilmiah-meredam-plagiarisme/
Baca juga - klik di sini Pics Hot

Jangan Lupa di Like Ya Gan

Tak lolos SNMPTN Bukan Akhir Segalanya


Zona Malam -Tanpa disadari waktu begitu cepat berjalan. Serasa baru beberapa hari hiruk pikuk menyiapkan UN, saat ini tiba saatnya untuk mengikuti ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Begitulah dinamika proses perjalanan hidup, yang hampir waktu manusia sebagian besar habis untuk menempuh pendidikan formal. Akan sangat terasa sekali apabila harus terus menempuh jenjang pendidikan hingga S3.

Tidak bisa dipungkiri, hampir semua calon mahasiswa ingin masuk di kampus favorit dengan jurusan yang favorit pula. Bisa masuk di PTN merupakan kebangaan tersendiri oleh calon mahasiswa, apalagi bisa lolos dijurusan yang memang menjadi impian. Nah, bagaimana yang tidak lolos PTN? Apakah perlu sakit hati dan frustasi? Jawabnya tidak perlu. Untuk menjadi sukses tidak selalu bergantung dari kampus tempat studi, melainkan dari diri mahasiswa itu sendiri. Terus, bagaimana solusi bagi mereka yang gagal SNMPTN?

Pertama, jika Anda memang hanya mau kuliah di PTN, Anda bisa mengambil ujian SNPTN di tahun yang akan datang. Resikonya anda harus belajar baik-baik untuk bisa lolos SNMPTN di tahun berikutnya. Cara pertama ini memili sisi bagus. Sisi bagus pertama adalah calon mahasiswa bisa menyiapkan dirinya baik-baik untuk mengikuti SNMPTN di tahun yang akan datang. Sissi buruk kedua adalah calon mahasiswa akan kehilangan waktu satu tahun untuk kuliah dibandingkan teman-teman lain yang satu angkatan.

Kedua, untuk menggapai cita-cita tidak selalu harus masuk PTN. Jika memang tidak beruntung masuk PTN, ada banyak PTS dengan prestasi dan reputasi bagus. Bahkan dibeberapa kasus, bayak PTS menawarkan biaya kuliah lebih murah daripada PTN. Jika memang demikian, mengapa tidak membulatkan tekad untuk serius masuk PTS? Jika belajar serius, pasti akan memiliki kualitas setara dengan teman-teman alumni PTN ternama. Semua kembali ke diri calon mahasiswa.

Ketiga, Untuk memenuhi ambisi masuk PTN, tidak jarang calon mahasiswa kuliah di PTS ketika ujian SNMPTN pertama tidak lolos. Sambil menunggu waktu calon mahasiswa kuliah di PTS kemudian mencoba SNMPTN lagi. Jika lolos SNMPTN ada yang memutuskan untuk kuliah rangkap dan pula yang akhirnya memilih pindah ke PTN. Sekali lagi semua kembali ke diri calon mahasiswa.

Kuliah dimanapun sama saja baik PTN maupun PTS (lihat perbandingan PTN dan PTS di artikel ini). Menurut pemahaman saya, semua kembali ke diri masing – masing calon mahasiswa. Saya pribadi mendapatkan kesempatan untuk masuk PTN melalui jalur PBUD (Pemilihan Bibit Unggul Daerah). Namun saya memutuskan untuk tidak melanjutkan dan memilih kuliah di PTS, meskipun berkas seleksi PTN sudah masuk semua. Alasan ketika itu begitu sederhana, yaitu jurusan yang ditawarkan tidak sesuai dengan minat saya. Puji syukur kehadirat Allah SWT, meskipun alumni PTS, toh saya tidak kalah bersaing dengan teman-teman alumni PTN. Begitu lulus S1 di PTS, saya lolos beasiswa ADS untuk melanjutkan S2 di Australia dan selanjutnya mendapatkan beasiswa S3 lagi untuk studi di Australia. Bahkan yang menjadikan saya lebih kaget hampir tidak percaya sendiri adalah adanya kesempatan pengalaman mengajar di kampus 2 ternama di Australia. Akhir kata, jika belum tidak diterima di PTN, jangan kecil hati. Ada banyak cara menuju sukses. Sukses buat Anda semua!

sumber : http://ureport.vivanews.com/news/read/324999-tak-lolos-snmptn-bukan-akhir-segalanya
Baca juga - klik di sini Pics Hot


Jangan Lupa di Like Ya Gan