Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Agustus 2012

12 Perbedaan Ustadz yang Artis dengan Ustadz Beneran

1. Artis butuh manager,

        tapi ustadz butuh perpustakaan.

 2. Artis lewat manager minta bayaran tinggi dan pakai tarif,

        tapi ustadz lebih sering dibayar dengan ucapan “syukran”.

 3. Artis tampil sesuai selera dan permintaan pasar,

        tapi ustadz menyampaikan risalah langit.

 4. Artis tidak belajar ilmu agama,

        tapi ustadz wajib nyantri dan kuliah bertahun-tahun.

5. Artis haus popularitas,

         tapi ustadz haus ilmu dan hidayah.

    6. Artis hidup akrab dengan dusta, gosip dan kepalsuan,

        ustadz akrab dengan kewaraan, kesederhaan dan kerendahan hati.

    7. Artis mengumpulkan penonton yang membeludak,

         ustadz mendidik dan melahirkan calon ulama.

    8. Artis butuh yel-yel, kostum, joget, nyanyi dan akting,

        ustadz mengajar lewat hati.

    9. Artis ceramah biar orang tertawa menangis dan menghibur,

        ustadz mengajarkan ilmu agar Allah turunkan hidayah.

    10. Artis butuh media, TV dan wartawan khususnya infoteinmen,

           tapi ustadz butuh majelis ilmu, kitab dan perpustakaan.

    11. Artis sering jadi bintang iklan,

           tapi ustadz lebih suka bicara kebenaran.

    12. Artis dikerumuni sesama artis dan fans,

            sementara ustadz dikerumuni orang-orang yang ingin mengaji dan mensucikan diri.

Sumber

Tahukah Kamu?
Diatas khatulistiwa melintas sekitar 200 satelit asing, termasuk satelit mata-mata

Senin, 09 Juli 2012

Sejarah Jalur Sutera di Asia Tengah

Sejarah Jalur Sutera di Asia Tengah - Sebelum Islam, Asia Tengah merupakan tempat bertemunya sejumlah kebudayaan besar. Kawasannya, secara global, mirip Arabia sebelum Islam datang. Pertama, mengenai tempatnya, keduanya memiliki karakteristik sebagai ajang interaksi yang aktif, di samping gabungan bersama antara suku pengembara (nomadic) dengan para kelompok suku yang mendiami kawasan tersebut.

Keistimewaan lainnya yang mempersamakan Asia Tengah dengan Arabia adalah sebagai tempat perdagangan yang penting. Jalan utama yang dikenal dengan jalur sutera (silk route), jalur utama perdagangan kawasan Timur yang menghubungkan antara Cina dan Asia Barat, adalah jalur yang menembus jantung Asia Tengah. Dapat dibayangkan pembangunan serta interaksi budaya yang muncul kemudian berkembang sedemikian rupa. Banyak tipologi umum lainnya dalam era pra-Islam di Asia Tengah, yang mirip dengan keadaan masyarakat Arab. Namun, ada pula perbedaan yang cukup menonjol antara keduanya: Arabia tempat lahirnya dunia Islam, dan Asia Tengah hanya merupakan bagian dari dunia Islam itu.

Dengan menjadi bagian dari dunia Islam, Asia Tengah masih membawa nilai budaya lokal yang menciptakan tipikal sebuah peradaban Islam yang sangat khas. Ketika Islam muncul, kelompok etnis Arab di Arabia telah ada. Sedangkan di Asia Tengah, masyarakat
multietnis tengah berkembang.

Pada awal abad ke-17, Asia Tengah merupakan ajang pertempuran antara kelompok Khagan Turki, yang berdiri tahun 552-745 M, melawan masyarakat Sasan dari Iran. Karena itu, sebagian besar kawasan Asia Tengah merupakan bagian dari kekuasaan Khagan Turki, yang kelak menjadi inti dari sepuluh besar federasi kelompok suku Turki di wilayah tersebut.

Kelompok Khagan akhirnya menguasai sepenuhnya kaum penjajah, namun suku pengembara dari Khagan sendiri,tetap diperintah penguasa lokal. Yang terbesar dari kelompok ini adalah Sogdiana, Bukhara, Usrushana, Fergana, Termez, dan Tahiristan.

Nama Sogdiana kemudian dipakai untuk nama beberapa kerajaan yang memiliki penguasa dari Dinasti Khan, yang melambangkan bentuk perwujudan Sogdiana paling penting di Samarkand. Sementara itu, Bukhara terdiri dari beberapa kelompok kecil yang diperintah penguasa setempat. Sedangkan Usrushana terdiri dari teritorial yang dikenal dengan nama Chach dengan ibu kota Binkent sekarang: Tashkent.

Kemudian, Tahiristan mengikuti Sogdiana dalam ukuran dan letak kepentingan yang terdiri dari bagian selatan (kini Tajikistan), kawasan Surkhan Darya Uzbekistan, dan sebelah utara Afghanistan. Sejak dulu sebagian besar wilayah Tahiristan dan Sogdiana, di samping teritorial lainnya di bagian Selatan Asia, baik penduduk pedalaman, perkotaan, serta kaum pengem- baranya, menjadi bagian dari suku Sasan di Iran. Tapi, dengan penaklukan yang dilakukan Arab ketika itu, Iran sedikit mundur dari kawasan yang kini dikenal dengan nama Turkmenia ini.

Sumber

Tahukah Kamu?
Butuh 10 tahun bagi Leonardo Da Vinci untuk melukis Mona Lisa.Lukisan itu tidak ditandai dan di beri tanggal. Leonardo dan Mona mempunya susunan tulang yang persis sama dan menurut sinar X, ada 3 versi lukisan dibawah lukisan itu.
Itulah berita untuk 'Sejarah Jalur Sutera di Asia Tengah', semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi buat kamu.

Rabu, 04 Juli 2012

Inilah 12 Kaum yang Dibinasakan Allah

Inilah 12 Kaum yang Dibinasakan Allah - Dalam Alquran, banyak sekali diceritakan kisah-kisah umat terdahulu yang telah dibinasakan oleh Allah karena mereka mengingkari utusan-Nya dan melakukan berbagai penyimpangan yang telah dilarang. Berikut adalah kaum-kaum yang dibinasakan.




1. Kaum Nabi Nuh
Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun, namun yang beriman hanyalah sekitar 80 orang. Kaumnya mendustakan dan memperolok-olok Nabi Nuh. Lalu, Allah mendatangkan banjir yang besar, kemudian menenggelamkan mereka yang ingkar, termasuk anak dan istri Nabi Nuh (QS Al-Ankabut : 14).


2. Kaum Nabi Hud
Nabi Hud diutus untuk kaum 'Ad. Mereka mendustakan kenabian Nabi Hud. Allah lalu mendatangkan angin yang dahsyat disertai dengan bunyi guruh yang menggelegar hingga mereka tertimbun pasir dan akhirnya binasa (QS Attaubah: 70, Alqamar: 18, Fushshilat: 13, Annajm: 50, Qaaf: 13).


3. Kaum Nabi Saleh
Nabi Saleh diutuskan Allah kepada kaum Tsamud. Nabi Saleh diberi sebuah mukjizat seekor unta betina yang keluar dari celah batu. Namun, mereka membunuh unta betina tersebut sehingga Allah menimpakan azab kepada mereka (QS ALhijr: 80, Huud: 68, Qaaf: 12).


4. Kaum Nabi Luth
Umat Nabi Luth terkenal dengan perbuatan menyimpang, yaitu hanya mau menikah dengan pasangan sesama jenis (homoseksual dan lesbian). Kendati sudah diberi peringatan, mereka tak mau bertobat. Allah akhirnya memberikan azab kepada mereka berupa gempa bumi yang dahsyat disertai angin kencang dan hujan batu sehingga hancurlah rumah-rumah mereka. Dan, kaum Nabi Luth ini akhirnya tertimbun di bawah reruntuhan rumah mereka sendiri (QS Alsyu'araa: 160, Annaml: 54, Alhijr: 67, Alfurqan: 38, Qaf: 12).


5. Kaum Nabi Syuaib
Nabi Syuaib diutuskan kepada kaum Madyan. Kaum Madyan ini dihancurkan oleh Allah karena mereka suka melakukan penipuan dan kecurangan dalam perdagangan. Bila membeli, mereka minta dilebihkan dan bila menjual selalu mengurangi. Allah pun mengazab mereka berupa hawa panas yang teramat sangat. Kendati mereka berlindung di tempat yang teduh, hal itu tak mampu melepaskan rasa panas. Akhirnya, mereka binasa (QS Attaubah: 70, Alhijr: 78, Thaaha: 40, dan Alhajj: 44).

Selain kepada kaum Madyan, Nabi Syuaib juga diutus kepada penduduk Aikah. Mereka menyembah sebidang padang tanah yang pepohonannya sangat rimbun. Kaum ini menurut sebagian ahli tafsir disebut pula dengan penyembah hutan lebat (Aikah) (QS AlHijr: 78, Alsyu'araa: 176, Shaad: 13, Qaaf: 14).


6. Firaun
Kaum Bani Israil sering ditindas oleh Firaun. Allah mengutus Nabi Musa dan Harun untuk memperingatkan Firaun akan azab Allah. Namun, Firaun malah mengaku sebagai tuhan. Ia akhirnya tewas di Laut Merah dan jasadnya berhasil diselamatkan. Hingga kini masih bisa disaksikan di museum mumi di Mesir (Albaqarah: 50 dan Yunus: 92).


7. Ashab Al-Sabt
Mereka adalah segolongan fasik yang tinggal di Kota Eliah, Elat (Palestina). Mereka melanggar perintah Allah untuk beribadah pada hari Sabtu. Allah menguji mereka dengan memberikan ikan yang banyak pada hari Sabtu dan tidak ada ikan pada hari lainnya. Mereka meminta rasul Allah untuk mengalihkan ibadah pada hari lain, selain Sabtu. Mereka akhirnya dibinasakan dengan dilaknat Allah menjadi kera yang hina (QS Al-A'raaf: 163).


8. Ashab Al-Rass
Rass adalah nama sebuah telaga yang kering airnya. Nama Al-Rass ditujukan pada suatu kaum. Konon, nabi yang diutus kepada mereka adalah Nabi Saleh. Namun, ada pula yang menyebutkan Nabi Syuaib.

Sementara itu, yang lainnya menyebutkan, utusan itu bernama Handzalah bin Shinwan (adapula yang menyebut bin Shofwan). Mereka menyembah patung. Ada pula yang menyebutkan, pelanggaran yang mereka lakukan karena mencampakkan utusan yang dikirim kepada mereka ke dalam sumur sehingga mereka dibinasakan Allah (Qs Alfurqan: 38 dan Qaf ayat 12).


9. Ashab Al-Ukhdudd
Ashab Al-Ukhdud adalah sebuah kaum yang menggali parit dan menolak beriman kepada Allah, termasuk rajanya. Sementara itu, sekelompok orang yang beriman diceburkan ke dalam parit yang telah dibakar, termasuk seorang wanita yanga tengah menggendong seorang bayi. Mereka dikutuk oleh Allah SWT (QS Alburuuj: 4-9).


10. Ashab Al-Qaryah
Menurut sebagian ahli tafsir, Ashab Al-Qaryah (suatu negeri) adalah penduduk Anthakiyah. Mereka mendustakan rasul-rasul yang diutus kepada mereka. Allah membinasakan mereka dengan sebuah suara yang sangat keras (QS Yaasiin: 13).


11. Kaum Tubba'
Tubaa' adalah nama seorang raja bangsa Himyar yang beriman. Namun, kaumnya sangat ingkar kepada Allah hingga melampaui batas. Maka, Allah menimpakan azab kepada mereka hingga binasa. Peradaban mereka sangat maju. Salah satunya adalah bendungan air (QS Addukhan: 37).


12. Kaum Saba
Mereka diberi berbagai kenikmatan berupa kebun-kebun yang ditumbuhi pepohonan untuk kemakmuran rakyat Saba. Karena mereka enggan beribadah kepada Allah walau sudah diperingatkan oleh Nabi Sulaiman, akhirnya Allah menghancurkan bendungan Ma'rib dengan banjir besar (Al-Arim) (QS Saba: 15-19).

Sumber

Tahukah Kamu?

Tiga monyet bijak punya nama: Mizaru (See no evil), Mikazaru (Hear no evil), and Mazaru (Speak no evil).
Itulah berita untuk 'Inilah 12 Kaum yang Dibinasakan Allah', semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi buat kamu.

Sejujurnya, inilah Isi Ka'bah...

Sejujurnya, inilah Isi Ka'bah... - Tak sembarang orang yang bisa memasuki Ka'bah. Oleh sebab itu, banyak yang bertanya, apa sebenarnya yang ada dalam Ka'bah itu ? Apa benar dalam Ka'bah masih tersimpan berhala-berhala zaman dulu sebagaimana yang dituduhkan kaum perusak Islam?




Sebagaimana yang diperlihatkan dokumenter Kerajaan Arab Saudi, isi dalam Ka'bah hanya berupa ruangan kosong. Bahagian dalam Ka'bah terdapat tiga pilar dari kayu gaharu terbaik. Panjang satu pilar sekitar seperempat meter atau setengah meter berwarna campuran antara merah dan kuning. Ketiga pilar ini berjejer lurus dari utara ke selatan.

Pada awal abad ini (tahun 2000-an), bagian bawah ketiga pilar retak yang kemudian diperbaiki dengan diberi kayu melingkar di sekelilingnya. Ketiga pilar ini dibuat atas inisiatif Abdullah ibn Al Zubair tiga abad yang lalu. Meski demikian, ketiganya masih tetap kokoh hingga saat ini.

Atap dalam Ka'bah penuh dengan ukiran-ukiran mengagumkan, selain diberi lampu-lampu indah yang terbuat dari emas murni dan dari per­hiasan-perhiasan indah lainnya. Lantai Ka'bah dibuat dari batu pualam putih.
Dinding Ka'bah bagian dalam dibalut dengan batu pualam war­na-warni dan dihiasi dengan ukiran bergaya Arab. Terdapat tujuh papan yang menempel di dinding ini yang bertuliskan nama-nama orang yang pernah merenovasi atau menambahkan sesuatu yang batu di dalam Ka'bah atau Masjidil Haram.

Dikatakan bahwa tembok Syadzarwan adalah bangunan tambahan pada Ka'bah yang dikerjakan oleh kaum Quraisy. Menurut mazhab Syafi'i dan Maliki, tembok Syadzarwan termasuk bagian Ka'bah, sehingga jamaah haji yang bertawaf harus berada di luarnya. Pendapat sebaliknya dikatakan oleh mazhab Hanafi. Menurut mereka, tembok Syadzarwan bukan merupakan bagian Ka’bah.

Adapun mazhab Hanbali memilih berada di antara dua pendapat di atas. Menurut mereka, menjauhi tembok itu sangat dianjurkan, tetapi seandainya jamaah melakukan tawaf di dalamnya maka tawafnya tetap sah dan tidak sampai rusak.

Yang jelas, belum diketahui secara pasti kapan pertama kali tembok Syadzarwan dibangun. Setiap kali Masjidil Haram dipugar, tempat-tempat di sekitarnya juga dipugar. Yang pasti, tembok Syadzarwan mengalami pemugaran pada tahun 542 H, 636 H 660 H, dan 1010 H.


Sumber

Tahukah Kamu?

Tahun 1830an saus tomat biasa dijual sebagai obat.
Itulah berita untuk 'Sejujurnya, inilah Isi Ka'bah...', semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi buat kamu.